Ikuti Blog Saya
Dapatkan konten baru yang dikirim langsung ke kotak masuk Anda.
Apa itu Covid-19? Covid-19 adalah penyakit yang disebabkan oleh infeksi virus SARS-CoV-2, pertama kali diidentifikasi di kota Wuhan, di provinsi Hubei Cina pada Desember 2019. Covid-19 telah menyebar ke berbagai negara di dunia, termasuk Indonesia. Jumlah kasus positif virus corona (Covid-19) di Indonesia terus bertambah. Covid-19 sebelumnya dikenal sebagai Novel 201 Novel Coronavirus (2019-nCoV) penyakit pernapasan, sebelum Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan nama resmi sebagai Covid-19 pada bulan Februari 2020. Penyebab Virus Corona Infeksi virus Corona atau COVID-19 disebabkan oleh coronavirus, yaitu kelompok virus yang menginfeksi sistem pernapasan. Pada sebagian besar kasus, coronavirus hanya menyebabkan infeksi pernapasan ringan sampai sedang, seperti flu. Akan tetapi, virus ini juga bisa menyebabkan infeksi pernapasan berat, seperti pneumonia, Middle-East Respiratory Syndrome (MERS), dan Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS). Ada dugaan bahwa virus Corona awalnya ditularkan dari hewan ke manusia. Namun, kemudian diketahui bahwa virus Corona juga menular dari manusia ke manusia. Seseorang dapat tertular COVID-19 melalui berbagai cara, yaitu: Tidak sengaja menghirup percikan ludah dari bersin atau batuk penderita COVID-19Memegang mulut atau hidung tanpa mencuci tangan terlebih dulu setelah menyentuh benda yang terkena cipratan air liur penderita COVID-19Kontak jarak dekat dengan penderita COVID-19, misalnya bersentuhan atau berjabat tangan Virus Corona dapat menginfeksi siapa saja, tetapi efeknya akan lebih berbahaya atau bahkan fatal bila terjadi pada orang lanjut usia,ibu hamil orang yang sedang sakit, atau orang yang daya tahan tubuhnya lemah. Dampak Pandemi Covid-19 Pada Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Pandemi Covid-19 merupakan virus corona yang berasal dan pertama kali muncul dari kota Wuhan, China pada akhir Desember 2019. Di duga Covid-19 ini berasal dari hewan kelewar dan setelah di telusuri, orang-orang yang terinfeksi virus ini merupakan orang-orang yang memiliki riwayat telah mengunjungi pasar basah makanan laut dan hewan lokal di Wuhan, China. Manusia merupakan mahluk sosial yang memungkinkan saling berinteraksi secara langsung sehingga tingkat penyebaran pandemi Covid-19 semakin pesat, hingga Kamis, 26 maret 2020 tercatat 198 negara yang terinfeksi oleh Covid-19. Indonesia merupakan salah satu negara yang terinfeksi pandemi Covid-19, pada 26 Maret 2020 tercatat 893 orang positif virus Corona. Diantaranya, 35 orang sembuh, 780 orang di rawat, dan 78 orang meninggal. Salah satu penyebab virus corona mudah menyebar di Indonesia adalah karena Indonesia merupakan negara dengan Sektor pariwisata. Sektor pariwisata merupakan salah satu faktor yang berperan penting dalam pertumbuhan perekonomian Indonesia dan memiliki kontribusi devisa terbesar kedua di Indonesia setelah devisa hasil ekspor Kelapa Sawit. Sektor pariwisata memiliki dampak jangka pendek dan jangka panjang pada perekonomian Indonesia. Dampak jangka pendek dapat di rasakan secara langsung, sedangkan dampak jangka Panjang dapat dilihat dengan bertambahnya pendapatan nasional, namun dengan adanya Covid-19 semuanya tak lagi sama. Sektor pariwisata yang sekarang mengalami kelesuan sehingga daya beli menurun secara drastis karena berkurangnya pengunjung baik turis lokal maupun turis mancanegara, yang secara otomatis pendapatan dan devisa yang di hasilkan dari sektor pariwisata semakin menurun. Surat Edaran (SE) yang dikeluarkan pemerintah pada 18 Maret 2020, segala kegiatan di dalam dan di luar ruangan di semua sektor yang terkait pariwisata dan ekonomi kreatif ditunda sementara waktu demi mengurangi penyebaran corona. Hal ini mengakibatkan sektor pariwisata menjadi lumpuh sementara, sehingga pengangguran semakin bertambah karena pariwisata merupakan salah satu wadah yang memberikan lapangan pekerjaan bagi masyarakat sekitar tempat wisata maupun masyarakat dari luar. Contohnya, Aston Bogor Hotel & Resort melakukan penutupan yang di mulai pada tanggal 22 Maret 2020 serta 120 karyawan dipulangkan karena adanya penurunan bisnis yang di akibatkan oleh pandemi dari virus corona ini. Bukan hanya sektor pariwisata yang mengalami kelumpuhan sementara, tetapi para karyawan dari jenis perusahaan lainnya ikut merasakan dampak dari pandemi Covid-19. Yang dimana pekerjaan atau kegiatan yang biasanya dilakukan diluar rumah secara langsung sekaran terpaksa harus dilakukan di dalam rumah. Serta ada banyak pula karyawan yang terancam pemberhentian hak kerja (PHK) karena banyak pekerjaan yang tidak memungkinkan untuk dikerjakan dirumah, seperti halnya kegiatan produksi yang bergantung pada mesin yang berada di tempat produksi. PHK ini juga dilakukan karena kurangnya pembelian dari konsumen dan dibatasinya ekspor ke negara tertentu sehingga akan menghambat ekspor dan mengurangi pendapatan perusahaan, bahkan perusahaaan bisa mengalami kerugian. Ada pun penyebab lain dari di PHK nya para karyawan yaitu karena kelangkaan bahan baku untuk diproduksi yang di impor dari negara luar seperti dari negara Thiongkok sehingga akan menghambat kegiatan industri. Perusahaan yang berhenti beroperasi dan peningkatan jumlah angka pengangguran dapat menghambat dan mengurangi produk domestik bruto (PDB) serta menghambat pertumbuhan ekonomi Indonesia. Presiden Indonesia, Joko Widodo atau Jokowi mengungkapkan alasan mengapa tidak mengeluarkan kebijakan lockdown dalam pencegahan penyebaran Covid-19. "Kemudian ada yang bertanya kenapa kebijakan lockdown tidak kita lakukan. Perlu saya sampaikan setiap negara memiliki karakter berbeda-beda, budaya berbeda-beda, kedisplinan yang berbeda-beda. Oleh karena itu, kita tidak memilih jalan itu (lockdown)," kata Jokowi saat memberikan pengarahan kepada gubernur se-Indonesia melalui video conference, Selasa (24/3/2020). Presiden Indonesia tidak mengeluarkan kebijakan lockdown bukan tanpa alasan, menurut beliau setiap negara memiliki karakter dan budaya yang berbeda-beda. Beliau juga mengaku telah melakukan kalkulasi dan analisis yang matang terhadap negara-negara yang melakukan kebijakan lockdown. “Kebijakannya seperti apa semua dari Kemenlu dari Dubes yang ada terus kita pantau setiap hari. Jadi yang paling pas di negara kita physical distancing, menjaga jarak aman," jelas dia. "Kalau itu bisa kita lakukan saya yakin kita bisa mencegah penyebaran Covid-19 ini," sambung Jokowi. Jika presiden mengeluarkan kebijakan lockdown maka akan berdampak besar pada pertumbuhan perekonomian Indonesia, hal ini di sebabkan oleh kegiatan perekonomian yang akan berhenti secara besar-besaran. Sebagai gantinya pemerintah juga mengeluarkan kebijakan lainnya seperti belajar, bekerja, dan beribadah dari rumah untuk menekan penyebaran Covid-19. Meskipun kebijakan tersebut di berlakukan, namun masih ada saja masyarakat yang menyalahgunakan kebijakan ini, seperti kegiatan belajar dan bekerja di rumah di gunakan untuk berlibur di luar kota. Sehingga penyelewengan kebijakan ini dapat memperluas dan mempercepat penyebaran virus Corona, baik dari yang disebarkan oleh para pengunjung kepada masyarakat setempat, maupun yang disebarkan oleh masyarkat setempat kepada para pengunjung. Sebagai warga negara yang baik dan patuh pada pemerintah dan aturan kita hanya perlu disiplin terhadap kebijakan social distancing dan physical distancing (jaga jarak aman) #dirumahAja untuk meminimalisir penyebaran Covid-19 dan perekonomian Indonesia cepat pulih Upaya Pencegahan Virus Corona COVID-19 Berbagai upaya dalam pencegahan virus corona COVID-19 sudah dilakukan oleh masyarat luas. Mulai dari mencuci tangan yang bersih, menggunakan masker, menghindari tempat ramai atau dikenal dengan istilah Social Distance, tidak bersalaman sementara, hingga menjaga jarak 1 – 2 meter dengan orang lain. Upaya tersebut sudah dilakukan dengan tujuan mencegah rantai penularan virus corona. Banyak dampak yang ditimbulkan dari tersebarnya virus COVID-19 ini. Salah satu upaya pemerintah dalam meminimalisir penyebaran virus corona adalah menerapkan belajar di rumah, ibadah di rumah dan kerja di rumah Work From Home (WFH) bagi para pegawai negeri maupun swasta. Selain itu kita juga harus menjaga kebersihan diri dan juga kesehatan tubuh kita dengan berikut Cara Cegah Virus corona 1.Menjaga Kesehatan Imun Tubuh Disaat-saat seperti ini, pastikan kita benar-benar menjaga kesehatan ya. Jangan biarkan imun dalam tubuhmu menurun, karena virus akan mudah menyerang ketika imun menurun. Ada beberapa hal yang dapat kamu lakukan untuk jaga imun tubuh kamu: Perbanyak konsumsi sayur dan buahCukup Istirahat (Dewasa: 7-8 Jam, Remaja: 9-10 Jam)Kelola StressRutin Berolahraga minimal 30 menit sehari, bisa dimulai dari berjalan kaki.Hindari Rokok dan AlkoholMinum Air Mineral minimal 1,5 L Per hari 2. Mencuci Tangan Yang Benar Kamu pasti sudah mengetahui bahwa cuci tangan merupakan cara yang ampuh untuk membunuh kuman atau virus yang ingin masuk ke dalam tubuh. Usahakan mencuci tangan menggunakan air yang mengalir dengan sabun ya, minimal selama 20 detik. Jika kamu kesulitan mendapatkan air, kamu bisa menggunakan hand sanitizer dan tisu basah yang mengandung minimal 70% alkohol. 3. Terapkan Etika Ketika Bersin & Batuk Tutup mulut dengan tisu jika kamu saat batuk & bersin. Jika kamu sedang tidak membawa tisu atau masker, kamu bisa menutup mulutmu dengan telapak tangan. Tapi, pastikan kamu tidak menyentuh bagian muka atau bersentuhan dengan orang lain dan segeralah mencuci tangan hingga bersih. Hal ini dilakukan agar lingkungan kamu tidak tertular. 4. Menjaga Jarak (social distance) Ayo dukung keluarga, teman, kerabat dimulai dari diri kita sendiri untuk tidak berpergian kecuali benar-benar urgent ya. 5. Gunakan Masker Bila Sakit Tidak ada yang lebih tahu tubuh kita kecuali diri kita sendiri. Jika kamu mulai merasa kurang enak badan seperti batuk-batuk dan bersin, pastikan kamu memakai masker ya! Apalagi kalau kamu sedang berada ditempat umum. Ini merupakan pencegahan virus corona terpenting nih. Dan pastikan masker bekas kamu gunting agar tidak seorangpun dapat memakainya lagi. 6. Hindari Makan Daging Tidak Matang Kamu suka makan daging? Tingkat kematangan medium rare seringkali menjadi pilihan untuk menyantao daging? Kurangin yuk! Melihat situasi seperti sekarang ini, memakan daging lebih baik dihindari, apalagi memakan daging hewan liar, itu tidak sehat untuk tubuh kita. Nah, itu dia 6 cara efektif yang bisa kamu lakukan dalam pencegahan virus corona. Demi kesehatan dan keselamatan bersama,yuk mulai terapkan cara-cara di atas untuk menghindari coronavirus atau virus COVID-19. Jika kamu sudah mulai merasa tidak enak badan, atau mengalami gejala virus corona seperti demam, batuk dan pilek, gangguan pernapasan, sakit tenggorokan dan juga letih lesu, segeralah ke dokter untuk mengetahui kondisi tubuhmu. Kamu bisa hubungi https://corona.jakarta.go.id/ atau langsung call center ke 112 (khusus Jakarta) Jangan lupa menjaga kebersihan dan kesehatan kamu ya, semoga kita semua terjaga dari penularan virus corona. Ingat, waspada harus, panik jangan! #StaySafe #dirumahaja # Menu Beranda Selamat datang di situs baru Anda. Selamat datang di situs baru Anda! Anda dapat menyunting halaman ini dengan mengeklik link Sunting. Untuk informasi selengkapnya tentang kustomisasi situs, lihat http://learn.wordpress.com/ Pelajari selengkapny Tulisan Terbaru Covid 19Apa itu Covid-19? Covid adalah penyakit yang disebabkan oleh infeksi virus SARS-CoV-2, pertama kali diidentifikasi di kota Wuhan, di provinsi Hubei Cina pada Desember 2019. Covid-19 telah menyebar ke berbagai negara di dunia, termasuk Indonesia. Jumlah kasus positif virus corona (Covid-19) di Indonesia terus bertambah. Covid-19 sebelumnya dikenal sebagai Novel 201 Novel Coronavirus (2019-nCoV) penyakit pernapasan, sebelum Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan nama resmi sebagai Covid-19 pada bulan Februari 2020. Penyebab Virus Corona Infeksi virus Corona atau COVID-19 disebabkan oleh coronavirus, yaitu kelompok virus yang menginfeksi sistem pernapasan. Pada sebagian besar kasus, coronavirus hanya menyebabkan infeksi pernapasan ringan sampai sedang, seperti flu. Akan tetapi, virus ini juga bisa menyebabkan infeksi pernapasan berat, seperti pneumonia, Middle-East Respiratory Syndrome (MERS), dan Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS). Ada dugaan bahwa virus Corona awalnya ditularkan dari hewan ke manusia. Namun, kemudian diketahui bahwa virus Corona juga menular dari manusia ke manusia. Seseorang dapat tertular COVID-19 melalui berbagai cara, yaitu: Tidak sengaja menghirup percikan ludah dari bersin atau batuk penderita COVID-19Memegang mulut atau hidung tanpa mencuci tangan terlebih dulu setelah menyentuh benda yang terkena cipratan air liur penderita COVID-19Kontak jarak dekat dengan penderita COVID-19, misalnya bersentuhan atau berjabat tangan Virus Corona dapat menginfeksi siapa saja, tetapi efeknya akan lebih berbahaya atau bahkan fatal bila terjadi pada orang lanjut usia,ibu hamil orang yang sedang sakit, atau orang yang daya tahan tubuhnya lemah. Dampak Pandemi Covid-19 Pada Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Pandemi Covid-19 merupakan virus corona yang berasal dan pertama kali muncul dari kota Wuhan, China pada akhir Desember 2019. Di duga Covid-19 ini berasal dari hewan kelewar dan setelah di telusuri, orang-orang yang terinfeksi virus ini merupakan orang-orang yang memiliki riwayat telah mengunjungi pasar basah makanan laut dan hewan lokal di Wuhan, China. Manusia merupakan mahluk sosial yang memungkinkan saling berinteraksi secara langsung sehingga tingkat penyebaran pandemi Covid-19 semakin pesat, hingga Kamis, 26 maret 2020 tercatat 198 negara yang terinfeksi oleh Covid-19. Indonesia merupakan salah satu negara yang terinfeksi pandemi Covid-19, pada 26 Maret 2020 tercatat 893 orang positif virus Corona. Diantaranya, 35 orang sembuh, 780 orang di rawat, dan 78 orang meninggal. Salah satu penyebab virus corona mudah menyebar di Indonesia adalah karena Indonesia merupakan negara dengan Sektor pariwisata. Sektor pariwisata merupakan salah satu faktor yang berperan penting dalam pertumbuhan perekonomian Indonesia dan memiliki kontribusi devisa terbesar kedua di Indonesia setelah devisa hasil ekspor Kelapa Sawit. Sektor pariwisata memiliki dampak jangka pendek dan jangka panjang pada perekonomian Indonesia. Dampak jangka pendek dapat di rasakan secara langsung, sedangkan dampak jangka Panjang dapat dilihat dengan bertambahnya pendapatan nasional, namun dengan adanya Covid-19 semuanya tak lagi sama. Sektor pariwisata yang sekarang mengalami kelesuan sehingga daya beli menurun secara drastis karena berkurangnya pengunjung baik turis lokal maupun turis mancanegara, yang secara otomatis pendapatan dan devisa yang di hasilkan dari sektor pariwisata semakin menurun. Surat Edaran (SE) yang dikeluarkan pemerintah pada 18 Maret 2020, segala kegiatan di dalam dan di luar ruangan di semua sektor yang terkait pariwisata dan ekonomi kreatif ditunda sementara waktu demi mengurangi penyebaran corona. Hal ini mengakibatkan sektor pariwisata menjadi lumpuh sementara, sehingga pengangguran semakin bertambah karena pariwisata merupakan salah satu wadah yang memberikan lapangan pekerjaan bagi masyarakat sekitar tempat wisata maupun masyarakat dari luar. Contohnya, Aston Bogor Hotel & Resort melakukan penutupan yang di mulai pada tanggal 22 Maret 2020 serta 120 karyawan dipulangkan karena adanya penurunan bisnis yang di akibatkan oleh pandemi dari virus corona ini. Bukan hanya sektor pariwisata yang mengalami kelumpuhan sementara, tetapi para karyawan dari jenis perusahaan lainnya ikut merasakan dampak dari pandemi Covid-19. Yang dimana pekerjaan atau kegiatan yang biasanya dilakukan diluar rumah secara langsung sekaran terpaksa harus dilakukan di dalam rumah. Serta ada banyak pula karyawan yang terancam pemberhentian hak kerja (PHK) karena banyak pekerjaan yang tidak memungkinkan untuk dikerjakan dirumah, seperti halnya kegiatan produksi yang bergantung pada mesin yang berada di tempat produksi. PHK ini juga dilakukan karena kurangnya pembelian dari konsumen dan dibatasinya ekspor ke negara tertentu sehingga akan menghambat ekspor dan mengurangi pendapatan perusahaan, bahkan perusahaaan bisa mengalami kerugian. Ada pun penyebab lain dari di PHK nya para karyawan yaitu karena kelangkaan bahan baku untuk diproduksi yang di impor dari negara luar seperti dari negara Thiongkok sehingga akan menghambat kegiatan industri. Perusahaan yang berhenti beroperasi dan peningkatan jumlah angka pengangguran dapat menghambat dan mengurangi produk domestik bruto (PDB) serta menghambat pertumbuhan ekonomi Indonesia. Presiden Indonesia, Joko Widodo atau Jokowi mengungkapkan alasan mengapa tidak mengeluarkan kebijakan lockdown dalam pencegahan penyebaran Covid-19. “Kemudian ada yang bertanya kenapa kebijakan lockdown tidak kita lakukan. Perlu saya sampaikan setiap negara memiliki karakter berbeda-beda, budaya berbeda-beda, kedisplinan yang berbeda-beda. Oleh karena itu, kita tidak memilih jalan itu (lockdown),” kata Jokowi saat memberikan pengarahan kepada gubernur se-Indonesia melalui video conference, Selasa (24/3/2020). Presiden Indonesia tidak mengeluarkan kebijakan lockdown bukan tanpa alasan, menurut beliau setiap negara memiliki karakter dan budaya yang berbeda-beda. Beliau juga mengaku telah melakukan kalkulasi dan analisis yang matang terhadap negara-negara yang melakukan kebijakan lockdown. “Kebijakannya seperti apa semua dari Kemenlu dari Dubes yang ada terus kita pantau setiap hari. Jadi yang paling pas di negara kita physical distancing, menjaga jarak aman,” jelas dia. “Kalau itu bisa kita lakukan saya yakin kita bisa mencegah penyebaran Covid-19 ini,” sambung Jokowi. Jika presiden mengeluarkan kebijakan lockdown maka akan berdampak besar pada pertumbuhan perekonomian Indonesia, hal ini di sebabkan oleh kegiatan perekonomian yang akan berhenti secara besar-besaran. Sebagai gantinya pemerintah juga mengeluarkan kebijakan lainnya seperti belajar, bekerja, dan beribadah dari rumah untuk menekan penyebaran Covid-19. Meskipun kebijakan tersebut di berlakukan, namun masih ada saja masyarakat yang menyalahgunakan kebijakan ini, seperti kegiatan belajar dan bekerja di rumah di gunakan untuk berlibur di luar kota. Sehingga penyelewengan kebijakan ini dapat memperluas dan mempercepat penyebaran virus Corona, baik dari yang disebarkan oleh para pengunjung kepada masyarakat setempat, maupun yang disebarkan oleh masyarkat setempat kepada para pengunjung. Sebagai warga negara yang baik dan patuh pada pemerintah dan aturan kita hanya perlu disiplin terhadap kebijakan social distancing dan physical distancing (jaga jarak aman) #dirumahAja untuk meminimalisir penyebaran Covid-19 dan perekonomian Indonesia cepat pulih Upaya Pencegahan Virus Corona COVID-19 Berbagai upaya dalam pencegahan virus corona COVID-19 sudah dilakukan oleh masyarat luas. Mulai dari mencuci tangan yang bersih, menggunakan masker, menghindari tempat ramai atau dikenal dengan istilah Social Distance, tidak bersalaman sementara, hingga menjaga jarak 1 – 2 meter dengan orang lain. Upaya tersebut sudah dilakukan dengan tujuan mencegah rantai penularan virus corona. Banyak dampak yang ditimbulkan dari tersebarnya virus COVID-19 ini. Salah satu upaya pemerintah dalam meminimalisir penyebaran virus corona adalah menerapkan belajar di rumah, ibadah di rumah dan kerja di rumah Work From Home (WFH) bagi para pegawai negeri maupun swasta. Selain itu kita juga harus menjaga kebersihan diri dan juga kesehatan tubuh kita dengan berikut Cara Cegah Virus corona 1.Menjaga Kesehatan Imun Tubuh Disaat-saat seperti ini, pastikan kita benar-benar menjaga kesehatan ya. Jangan biarkan imun dalam tubuhmu menurun, karena virus akan mudah menyerang ketika imun menurun. Ada beberapa hal yang dapat kamu lakukan untuk jaga imun tubuh kamu: Perbanyak konsumsi sayur dan buahCukup Istirahat (Dewasa: 7-8 Jam, Remaja: 9-10 Jam)Kelola StressRutin Berolahraga minimal 30 menit sehari, bisa dimulai dari berjalan kaki.Hindari Rokok dan AlkoholMinum Air Mineral minimal 1,5 L Per hari 2. Mencuci Tangan Yang Benar Kamu pasti sudah mengetahui bahwa cuci tangan merupakan cara yang ampuh untuk membunuh kuman atau virus yang ingin masuk ke dalam tubuh. Usahakan mencuci tangan menggunakan air yang mengalir dengan sabun ya, minimal selama 20 detik. Jika kamu kesulitan mendapatkan air, kamu bisa menggunakan hand sanitizer dan tisu basah yang mengandung minimal 70% alkohol. 3. Terapkan Etika Ketika Bersin & Batuk Tutup mulut dengan tisu jika kamu saat batuk & bersin. Jika kamu sedang tidak membawa tisu atau masker, kamu bisa menutup mulutmu dengan telapak tangan. Tapi, pastikan kamu tidak menyentuh bagian muka atau bersentuhan dengan orang lain dan segeralah mencuci tangan hingga bersih. Hal ini dilakukan agar lingkungan kamu tidak tertular. 4. Menjaga Jarak (social distance) Ayo dukung keluarga, teman, kerabat dimulai dari diri kita sendiri untuk tidak berpergian kecuali benar-benar urgent ya. 5. Gunakan Masker Bila Sakit Tidak ada yang lebih tahu tubuh kita kecuali diri kita sendiri. Jika kamu mulai merasa kurang enak badan seperti batuk-batuk dan bersin, pastikan kamu memakai masker ya! Apalagi kalau kamu sedang berada ditempat umum. Ini merupakan pencegahan virus corona terpenting nih. Dan pastikan masker bekas kamu gunting agar tidak seorangpun dapat memakainya lagi. 6. Hindari Makan Daging Tidak Matang Kamu suka makan daging? Tingkat kematangan medium rare seringkali menjadi pilihan untuk menyantao daging? Kurangin yuk! Melihat situasi seperti sekarang ini, memakan daging lebih baik dihindari, apalagi memakan daging hewan liar, itu tidak sehat untuk tubuh kita. Nah, itu dia 6 cara efektif yang bisa kamu lakukan dalam pencegahan virus corona. Demi kesehatan dan keselamatan bersama,yuk mulai terapkan cara-cara di atas untuk menghindari coronavirus atau virus COVID-19. Jika kamu sudah mulai merasa tidak enak badan, atau mengalami gejala virus corona seperti demam, batuk dan pilek, gangguan pernapasan, sakit tenggorokan dan juga letih lesu, segeralah ke dokter untuk mengetahui kondisi tubuhmu. Kamu bisa hubungi https://corona.jakarta.go.id/ atau langsung call center ke 112 (khusus Jakarta) Jangan lupa menjaga kebersihan dan kesehatan kamu ya, semoga kita semua terjaga dari penularan virus corona. Ingat, waspada harus, panik jangan! #StaySafe #dirumahaja #MenuBerandaSelamat datang di situs baru Anda.Selamat datang di situs baru Anda! Anda dapat menyunting halaman ini dengan mengeklik link Sunting. Untuk informasi selengkapnya tentang kustomisasi situs, lihat http://learn.wordpress.com/Pelajari selengkapnyTulisan TerbaruDapatkan konten baru yang dikirim langsung ke kotak masuk Anda.Anda sedang mengikuti blog ini (kelola).Blog di WordPress.com. Tema: Independent Publisher 2 oleh Raam Dev. 30 Maret 2020 Dapatkan konten baru yang dikirim langsung ke kotak masuk Anda. Anda sedang mengikuti blog ini (kelola). Blog di WordPress.com. Tema: Independent Publisher 2 oleh Raam Dev.
Dapatkan konten baru yang dikirim langsung ke kotak masuk Anda.